Jelas perlu yang namanya adaptasi, apalagi kalo ada sesuatu yang baru berubah. ya ini juga yang saya alami. saya bukan hanya adaptasi sama kondisi baru putus, tapi saya juga adaptasi dengan kondisi baru lulus. bukan diri saya yang baru lulus yang saya bahas, tapi kelulusan itu sendiri. agak aneh emang waktu saya kuliah, saya banyak masuk dan terlibat dalam lingkaran-lingkaran pergaulan. saya juga sudah terbiasa "ngurusin" hidup orang. saya jadi ketua angkatan otomatis saya koordinir teman-teman saya, saya jadi kadiv juga jelas saya ngurusin anak orang, saya punya pacar pun saya ngurusin dia.
nah sekarang semuanya beres, temen-temen udah pada lulus, udah hidup masing-masing, udah gakperlu saya urusin lagi, udah waktunya saya kembali ke lingkaran terdalam. tapi ditengah-tengah proses ini saya frustasi. saya sedang mencoba memperbaiki salah satu lingkaran pertemanan saya yang rusak, dan apa yang saya hadapi adalah kenyataan bahwa ternyata hanya saya saja yang berusaha untuk memperbaiki lingkaran ini. sedih gak sih? pertemanan selama 4 tahun lebih padahal.
ada yang bilang, pertemanan selama masa kuliah itu beda sama pas SMA dulu. di kuliah pertemanannya lebih egois dan bersifat "seperlunya". tapi selama 4 tahun ini saya berjuang dengan idealis dan pemikiran saya bahwa "saya bisa bertemanan baik dengan teman-teman kuliah saya" dan berteman dekat. cuman yah sayangnya ternyata gak semua orang mikir seegois dan seidealis saya hahahaha.
sekarang lagi masa-masanya adaptasi saya, adaptasi sama hal yang baru banget. udah gada yang perlu diurusin selain diri sendiri.
yah semoga saya gak lupa cara bersenang-senang sama diri sendiri.
PANJI KHARISMA JAYA
Jumat, 30 Januari 2015
"Kesenangan" ?
Setiap orang punya kesenangan, apapun itu. istilahnya juga macem-macem, kebanyakan sih bilangnya "Hobi" , beberapa bilang "Passion", ada juga yang bilang "Interest".
Semua orang yang mengenal saya tahu betul saya punya "hobi" membaca, baca novel, baca komik; juga main game. "Passion" saya memang belum ketemu jelas, tapi tanda-tandanya udah mulai kebaca. nah, "interest" saya ini agak sedikit fleksibel. saya senang musik heavy metal, saya juga senang lagu-lagu mellow jadul dan indo; saya cuma seneng film action dan kartun, anime udah jadi tontonan wajib saya, sama film-film yang genre nya colosal,medieval,magic,monster,mitologi, yah kebayang lah ya; power ranger dan kamen rider adalah 2 kiblat superhero yang saya pilih untuk disenangi.
Nah belakangan muncul kontroversi soal "interest" yang bertambah, ya, saya "interest" sama idol grup JKT48. dan saya menyatakan bahwa saya adalah Fans JKT48. Oshi saya adalah Beby. dengan rinican sebagai berikut :
Tim J
Kenapa dibilang kontroversi?
Gini, ini mulainya pas tahun 2013, dimana saya ngefans banget sam Ochi (sekarang udah graduate, main di beberapa sinetron, terbaru ini "7 Manusia Harimau"). nah di tahun itu kan saya masih pacaran tuh, kebetulan pacar saya itu benci banget sama jeketi, entah kenapa. nah jadi kontroversi kan? hahahaha sampe saya putus kemaren pun dia masih benci-benci aja haha. Beberapa teman saya yang tau tentang "Interest" saya ini juga mulai ngetawain saya. saya sih gak masalah diketawain, cuman yang saya sebel adalah kalo ditanya "kenapa sih demen jeketi? apa bagusnya?" dan pertanyaan-pertanyaan sejenis.
oke, pertama alasan saya adalah "gatau, suka aja", "abis cantik-cantik sih", "lagunya bagus-bagus". tapi makin kesini, saya gak menemukan alasan kalo ditanya kayak gitu. tapi, hellow, emang butuh alasan ya? apakah seperlu itu yang namanya "alasan" untuk menyukai sesuatu? bahkan orang jatuh cinta aja gak pake alesan kan? oke saya gak lebay dengan menyamakan ini sama yang namanya "jatuh cinta". tapi disini ada kesamaannya, sama-sama gak pakai logika. emang sepenting itu ya logika untuk sesuatu yang kita senangi? ada aja tuh orang yang seneng sama sesuatu sampe tergila-gila histeris, pernah gak nanya sama mereka? ato kalo berani, tanya sama suporter sepakbola garis keras. gak perlu alasan kan? kita semua akan memiliki ketertarikan pada sesuatu tertentu, dan sesuatu tersebut akan berbeda-beda tergantung masing-masing individu. jadi kenapa mesti dibutuhkan alasan? dan terlebih lagi, kenapa mesti dilarang?
alasan hanya dibutuhkan untuk pembenaran. kalo yang anda lakukan dan perjuangkan membutuhkan pembenaran, maka anda butuh alasan yang kuat. gitu kan?
gakusah bicara soal demokrasi dan liberal, kebebasan berbicara, dll, ini hal yang simpel, dan ketika kesenanganmu diusik, bukankah itu gak nyaman? bahkan beberapa akan cenderung ngamuk. disini saya gak menempatkan diri saya sebagai "die hard fans", saya adalah orang yang total dan gak butuh alasan. saya gak berharap dimengerti, dan saya juga gak pengen kalian semua punya kesamaan "interest" sama saya, jadi saya kira ini bukan masalah. kalo ada sentimen-sentimen pribadi sama kesenangan orang, yah, hellow? kita hidup di dunia ini bukan untuk membuat orang lain senang, kita tidak bertanggung jawab atas kesenangan orang lain, kita hanya bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan. kalo memang kesenangan saya ini gak cocok sama anda, yah itu urusan anda, itu sentimen pribadi anda, bukan salah SAYA kan? toh saya juga gak rusuh pake demo-demo kayak organisasi-organisasi gitu, saya juga gak pake uang anda kan?
Masyarakat kita sekarang gampang banget dikotak-kotakin pandangannya. sempit. kasihan. gapapa sih, tapi ya jangan bikin orang jadi sempit juga dong. coba kalo keadaannya dibalik, enak ga? Hah like hell i care.
Saya bikin tulisan ini bukan atas dasar motif dendam kepada mantan saya atau teman-teman saya yang ngetawain saya yah, saya justru disini mengaku dan menyatakan secara sadar kalau saya ini Fans JKT48, dan alasan kenapa saya menyukai mereka adalah "gaktau".
Semua orang yang mengenal saya tahu betul saya punya "hobi" membaca, baca novel, baca komik; juga main game. "Passion" saya memang belum ketemu jelas, tapi tanda-tandanya udah mulai kebaca. nah, "interest" saya ini agak sedikit fleksibel. saya senang musik heavy metal, saya juga senang lagu-lagu mellow jadul dan indo; saya cuma seneng film action dan kartun, anime udah jadi tontonan wajib saya, sama film-film yang genre nya colosal,medieval,magic,monster,mitologi, yah kebayang lah ya; power ranger dan kamen rider adalah 2 kiblat superhero yang saya pilih untuk disenangi.
Nah belakangan muncul kontroversi soal "interest" yang bertambah, ya, saya "interest" sama idol grup JKT48. dan saya menyatakan bahwa saya adalah Fans JKT48. Oshi saya adalah Beby. dengan rinican sebagai berikut :
Tim J
- Beby (kami-oshi)
- Dena
- Shania
- Viny
- Lidya
- Yona
- Ikha
- Shani
- Haruka Shimazaki (Paruru)
- Takahashi Minami (Takamina)
Kenapa dibilang kontroversi?
Gini, ini mulainya pas tahun 2013, dimana saya ngefans banget sam Ochi (sekarang udah graduate, main di beberapa sinetron, terbaru ini "7 Manusia Harimau"). nah di tahun itu kan saya masih pacaran tuh, kebetulan pacar saya itu benci banget sama jeketi, entah kenapa. nah jadi kontroversi kan? hahahaha sampe saya putus kemaren pun dia masih benci-benci aja haha. Beberapa teman saya yang tau tentang "Interest" saya ini juga mulai ngetawain saya. saya sih gak masalah diketawain, cuman yang saya sebel adalah kalo ditanya "kenapa sih demen jeketi? apa bagusnya?" dan pertanyaan-pertanyaan sejenis.
oke, pertama alasan saya adalah "gatau, suka aja", "abis cantik-cantik sih", "lagunya bagus-bagus". tapi makin kesini, saya gak menemukan alasan kalo ditanya kayak gitu. tapi, hellow, emang butuh alasan ya? apakah seperlu itu yang namanya "alasan" untuk menyukai sesuatu? bahkan orang jatuh cinta aja gak pake alesan kan? oke saya gak lebay dengan menyamakan ini sama yang namanya "jatuh cinta". tapi disini ada kesamaannya, sama-sama gak pakai logika. emang sepenting itu ya logika untuk sesuatu yang kita senangi? ada aja tuh orang yang seneng sama sesuatu sampe tergila-gila histeris, pernah gak nanya sama mereka? ato kalo berani, tanya sama suporter sepakbola garis keras. gak perlu alasan kan? kita semua akan memiliki ketertarikan pada sesuatu tertentu, dan sesuatu tersebut akan berbeda-beda tergantung masing-masing individu. jadi kenapa mesti dibutuhkan alasan? dan terlebih lagi, kenapa mesti dilarang?
alasan hanya dibutuhkan untuk pembenaran. kalo yang anda lakukan dan perjuangkan membutuhkan pembenaran, maka anda butuh alasan yang kuat. gitu kan?
gakusah bicara soal demokrasi dan liberal, kebebasan berbicara, dll, ini hal yang simpel, dan ketika kesenanganmu diusik, bukankah itu gak nyaman? bahkan beberapa akan cenderung ngamuk. disini saya gak menempatkan diri saya sebagai "die hard fans", saya adalah orang yang total dan gak butuh alasan. saya gak berharap dimengerti, dan saya juga gak pengen kalian semua punya kesamaan "interest" sama saya, jadi saya kira ini bukan masalah. kalo ada sentimen-sentimen pribadi sama kesenangan orang, yah, hellow? kita hidup di dunia ini bukan untuk membuat orang lain senang, kita tidak bertanggung jawab atas kesenangan orang lain, kita hanya bertanggung jawab atas apa yang kita lakukan. kalo memang kesenangan saya ini gak cocok sama anda, yah itu urusan anda, itu sentimen pribadi anda, bukan salah SAYA kan? toh saya juga gak rusuh pake demo-demo kayak organisasi-organisasi gitu, saya juga gak pake uang anda kan?
Masyarakat kita sekarang gampang banget dikotak-kotakin pandangannya. sempit. kasihan. gapapa sih, tapi ya jangan bikin orang jadi sempit juga dong. coba kalo keadaannya dibalik, enak ga? Hah like hell i care.
Saya bikin tulisan ini bukan atas dasar motif dendam kepada mantan saya atau teman-teman saya yang ngetawain saya yah, saya justru disini mengaku dan menyatakan secara sadar kalau saya ini Fans JKT48, dan alasan kenapa saya menyukai mereka adalah "gaktau".
Pelajaran Hidup
Dua tahun bukanlah waktu yang singkat, yakali, hahaha.
Awal 2013, sekarang awal 2015, berarti full 2 tahun dalam hidup saya.
Polanya sama, tanda-tanda muncul di november-desember, dan semua terjawab di Januari.
Ya, polanya sama ketika mulai dan selesai.
Dua tahun penuh hidup saya dijalani agak sedikit beda, ketika ada yang ngisi ceunah hahaha. dan tepat semuanya ini terjadi di masa-masa "puncak karir" saya selama di kampus. di awal tahun ini saya mencalonkan diri jadi ketua himpunan. ketika gagal, saya memilih untuk tetap dalam kepengurusan dan melanjutkan menjadi Kadiv di divisi SDM, divisi saya sebelumnya. terus dimulailah masa-masa pusing ngurusin anak orang, ada 26 orang anggota divisi, laki-laki nya cuman 3, itupun yang 2 udah saya booking dari awal hahaha. singkat cerita ajalah ya perjalanan saya di himpunan sebagai kadiv cukup menyenangkan.
Selain jadi cakahim, jaman-jaman itu juga saya ngambil banyak peran ketua-ketuaan walaupun selalu jadi wakil, namanya Ketua 1 dan Ketua 2 tapi biar lebih gampang dimengerti kita sebut aja wakil. saya ketua 1 PRO 2012 dan ketua 2 Padjadjaran Public Relations Fair edisi pertama (2013).
Habis masa jabatan, saya lungsur jadi mahasiswa tingkat akhir, biasa dipanggil SWASTA (Sudah Waktunya Anda Selesaikan Tugas Akhir). saya memulai skripsi saya tepat satu minggu setelah resmi turun jabatan di Musyawarah Besar Himpunan. Usulan masalah saya diterima dan saya mulai bimbingan di bulan Juli (karena proses administrasi dll). saya selesai skripsi di bulan agustus tapi baru Sidang Akhir di bulan oktober. Wisuda di bulan November.
Dari gambaran di atas semoga bisa terbayang sibuknya gimana, nah selama masa-masa itulah saya ada yang nemenin, ya pacar lah sebut aja, tapi di bulan Januari 2015 kita memutuskan untuk selesai. alasannya mungkin sulit diterima nalar orang kebanyakan, tapi percayalah kita selesai ini keputusan yang terbaik buat semuanya. dibilang gak sedih juga gak mungkin, yakali broh 2 tahun haha. tapi disini kita sudah siap. "siap" disini karena situasinya sudah membuat kita harus bisa siap. proses selesainya pun panjang, yah mirip-mirip birokrasi administrasi kampus lah ya hahaha.
Selama dua tahun ini saya belajar banyak hal dari ego saya. apalagi masa 2 tahun ini pas banget pas saya lagi sibuk-sibuknya produktif haha. saya gak menyimpan penyesalan atau dendam atau apapun, saya cuman ngerasa bersyukur aja untuk pelajarannya, walaupun keliatannya pasti bikin bingung kapan pacarannya kalau sibuk terus? Sibuk jadi ketua-ketuaan, sibuk jadi kadiv, terus sibuk skripsi, abis skripsi abis wisuda malah diopname, abis diopname adaptasi sebulan terus putus. haha disitulah hebatnya dan serunya.
Sekarang semuanya sudah selesai, bener-bener selesai. walaupun banyak yang bilang kalau selesai dengan "baik-baik atas dasar keputusan bersama" itu gak mungkin, tapi saya buktikan disini. kenapa bisa? karena kita sudah sama-sama siap. selesai disini dan menyongsong awal kehidupan yang baru. tepat dengan dimulainya awal tahun.
Goodluck
Thank You
Sayonara
Awal 2013, sekarang awal 2015, berarti full 2 tahun dalam hidup saya.
Polanya sama, tanda-tanda muncul di november-desember, dan semua terjawab di Januari.
Ya, polanya sama ketika mulai dan selesai.
Dua tahun penuh hidup saya dijalani agak sedikit beda, ketika ada yang ngisi ceunah hahaha. dan tepat semuanya ini terjadi di masa-masa "puncak karir" saya selama di kampus. di awal tahun ini saya mencalonkan diri jadi ketua himpunan. ketika gagal, saya memilih untuk tetap dalam kepengurusan dan melanjutkan menjadi Kadiv di divisi SDM, divisi saya sebelumnya. terus dimulailah masa-masa pusing ngurusin anak orang, ada 26 orang anggota divisi, laki-laki nya cuman 3, itupun yang 2 udah saya booking dari awal hahaha. singkat cerita ajalah ya perjalanan saya di himpunan sebagai kadiv cukup menyenangkan.
Selain jadi cakahim, jaman-jaman itu juga saya ngambil banyak peran ketua-ketuaan walaupun selalu jadi wakil, namanya Ketua 1 dan Ketua 2 tapi biar lebih gampang dimengerti kita sebut aja wakil. saya ketua 1 PRO 2012 dan ketua 2 Padjadjaran Public Relations Fair edisi pertama (2013).
Habis masa jabatan, saya lungsur jadi mahasiswa tingkat akhir, biasa dipanggil SWASTA (Sudah Waktunya Anda Selesaikan Tugas Akhir). saya memulai skripsi saya tepat satu minggu setelah resmi turun jabatan di Musyawarah Besar Himpunan. Usulan masalah saya diterima dan saya mulai bimbingan di bulan Juli (karena proses administrasi dll). saya selesai skripsi di bulan agustus tapi baru Sidang Akhir di bulan oktober. Wisuda di bulan November.
Dari gambaran di atas semoga bisa terbayang sibuknya gimana, nah selama masa-masa itulah saya ada yang nemenin, ya pacar lah sebut aja, tapi di bulan Januari 2015 kita memutuskan untuk selesai. alasannya mungkin sulit diterima nalar orang kebanyakan, tapi percayalah kita selesai ini keputusan yang terbaik buat semuanya. dibilang gak sedih juga gak mungkin, yakali broh 2 tahun haha. tapi disini kita sudah siap. "siap" disini karena situasinya sudah membuat kita harus bisa siap. proses selesainya pun panjang, yah mirip-mirip birokrasi administrasi kampus lah ya hahaha.
Selama dua tahun ini saya belajar banyak hal dari ego saya. apalagi masa 2 tahun ini pas banget pas saya lagi sibuk-sibuknya produktif haha. saya gak menyimpan penyesalan atau dendam atau apapun, saya cuman ngerasa bersyukur aja untuk pelajarannya, walaupun keliatannya pasti bikin bingung kapan pacarannya kalau sibuk terus? Sibuk jadi ketua-ketuaan, sibuk jadi kadiv, terus sibuk skripsi, abis skripsi abis wisuda malah diopname, abis diopname adaptasi sebulan terus putus. haha disitulah hebatnya dan serunya.
Sekarang semuanya sudah selesai, bener-bener selesai. walaupun banyak yang bilang kalau selesai dengan "baik-baik atas dasar keputusan bersama" itu gak mungkin, tapi saya buktikan disini. kenapa bisa? karena kita sudah sama-sama siap. selesai disini dan menyongsong awal kehidupan yang baru. tepat dengan dimulainya awal tahun.
Goodluck
Thank You
Sayonara
Kamis, 18 Oktober 2012
FIKOM DAY
FIKOM
DAY 2012
13 Oktober 2012. Sabtu
pagi yang cerah di Jatinangor dibuka dengan kegiatan Gerak Jalan oleh para
dosen dan staff Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Acara ini
merupakan rangkaian peringatan Dies Natalis Fikom Unpad ke-52. Tidak hanya
gerak jalan, acara ini juga dimeriahkan dengan parade sepeda.
![]() |
| Stand-stand Mahasiswa |
Pukul 09.00 para
peserta gerak jalan telah tiba di lapangan parkir dosen fikom unpad. Acara dibuka
oleh sambutan-sambutan dekan, ketua panitia, dan penanggung jawab acara Fikom
Day. Lalu dimulailah penampilan para band mahasiswa.
Pada waktu yang sama,
stand-stand UKM dan Himpunan Mahasiswa pun mulain dibuka. Stand-stand tersebut
menjajakan berbagai macam jajanan dan pernak-pernik khas lembaga kemahasiswaan
mereka. Stand-stand dihias dengan sangat menarik dan kreatif. Para mahasiswa
pun aktif dalam menarik massa untuk mengunjungi stand mereka.
Menuju tengah hari,
para dosen unjuk kebolehan dengan penampilan Band. Mereka membawakan lagu-lagu
lawas seperti “Diana”, “Tiket to Ride”, dan lain-lain. Penampilan mereka sontak
mendapatkan sorak-sorai dari penonton. Para mahasiswa turut menyanyi bersama,
bahkan seorang mahasiswa mankom turut naik keatas panggung.
![]() |
| Aksi Band para dosen |
Selain keriuhan di
lapangan parkir dan di stand, ternyata keriuhan pun terdengar dari plasa. Sorak-sorai
mahasiswa dalam mendukung lembaga-lembaganya terdengar membahana dari Plasa.
Para mahasiswa tersebut terlibat dalam perlombaan tarik tambang antar
departemen, ukm, dan Hima. Sontak plasa dipenuhi dengan teriakan-teriakan penuh
semangat para peserta tarik tambang dan para pendukung.
Menjelang sore hari,
pengumuman-pengumuman mulai dibacakan. Para juara di setiap cabang olahraga
secara bergiliran menaiki panggung dan menerima piala. Mahasiswa Departemen
Ilmu Informasi dan Perpustakaan menerima paling banyak penghargaan dan layak
keluar sebagai juara umum. Tidak ketinggalan, CC Fikom Unpad keluar sebagai
pemenang stand kreatif.
Sore hari merupakan
puncak acara Fikom Day, Soleh Solihun, Alumni Jurnalistik Fikom Unpad membagi
cerita konyol kepada penonton yang disambut tawa renyah para penonton. Soleh
Solihun membagi pengalaman selama ia berkuliah di Fikom dan memberikan nasihat-nasihat
kepada para Mahasiswa.
![]() |
| Soleh Solihun |
![]() |
| Rocket Rockers mengguncang panggung |
Acara ditutup dengan
penampilan Band terkenal, Rocket Rockers. Sang vokalis yang merupakan alumni
Fikom Unpad turut membagi pengalaman selama berkuliah diselingi lagu-lagu Rock
Alternatif yang memanjakan telinga para penonton. Sontak para penonton menari
dan larut dalam sukacita Fikom Day.
Langganan:
Postingan (Atom)



